Lombok Barat, Grafikanews.com – Kelompok Usaha Gula Aren “Berkah” di Dusun Duman Utara, Desa Duman, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat, mendapat pendampingan dari Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Teknologi Mataram (UTM). Melalui program yang didanai Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Ditjen Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI tahun 2025 ini, kelompok usaha tersebut dibekali pelatihan manajemen, inovasi produksi, hingga strategi pemasaran digital.
Ketua Tim PkM UTM, Dr. Muhammad Multazam, M.Kom, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membantu kelompok usaha mengelola bisnis secara lebih profesional.
“Selama ini pengolahan gula aren masih sangat tradisional, mulai dari tungku kayu hingga adukan manual. Dengan mesin pemasak dan pengaduk bertenaga listrik, proses jadi lebih cepat, kapasitas produksi meningkat, dan hasilnya lebih seragam,” ujarnya.
Dalam kegiatan ini, kelompok usaha menerima sejumlah peralatan, antara lain satu unit mesin pemasak dan pengaduk dengan dinamo 1 phase ½ HP, lima wajan besar, satu set kompor gas, empat cetakan kayu, serta 100 kemasan plastik standing pouch berlabel merek usaha. Peralatan tersebut diharapkan mampu mendukung peralihan produksi dari cara manual ke teknologi modern.
Tak hanya itu, inovasi juga dilakukan pada proses pencetakan dan pengemasan. Gula aren yang sebelumnya dicetak dengan batok kelapa dan dibungkus daun pisang kini menggunakan cetakan kayu seragam serta kemasan plastik berlabel.
Tim PkM juga melatih kelompok usaha untuk memperluas pasar melalui platform digital. Produk gula aren yang tadinya hanya dipasarkan di pasar tradisional kini mulai dipasarkan lewat toko online dan marketplace.
Dr. Multazam berharap program ini dapat menjadi titik awal peningkatan daya saing gula aren lokal. “Kami ingin gula aren Duman Utara tidak hanya bertahan di pasar lokal, tapi juga bisa menembus pasar nasional, ” tandasnya